Wamenko Hanif Targetkan Penanganan Karhutla Kalsel 100 Persen dan Operasional Penuh


INSPIRASI9.COM-BANJARBARU, Wakil Menteri Koordinator, Hanif Faisol Nurofiq, meminta kesiapan lapangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan dipercepat hingga mencapai 100 persen.

Permintaan tersebut disampaikan Hanif saat memimpin Apel Penanganan Karhutla di Pos Pantau Pengayuan, Kota Banjarbaru, Senin (24/8/2026).

Hanif menyebut kesiapan operasi penanganan di sejumlah lokasi saat ini masih dalam tahap awal. Hingga Senin pagi, kesiapan lapangan baru sekitar 20 persen, meliputi penempatan mesin pompa, pemasangan selang, penempatan personel dan penyiapan tangki air.

“Saya sangat harap nanti sore ini kesiapan lapangan sudah harus 50 persen. Kemudian besok persiapan lapangan saya minta meningkat menjadi 100 persen. Hari-hari berikutnya sudah fully operasional lapangan,” ujarnya.

Untuk memastikan penanganan berjalan terarah, setiap zona akan dipimpin oleh koordinator lapangan dari unsur pemerintah daerah dan perangkat teknis terkait. Para pimpinan lapangan tersebut akan melakukan evaluasi setiap malam untuk merumuskan langkah penanganan pada hari berikutnya.

Menurut Hanif, seluruh kawasan penanganan juga akan dibagi dalam sistem grid. Cara tersebut diperlukan untuk mengetahui wilayah yang sudah dapat dikuasai dan bagian yang masih membutuhkan dukungan tambahan.

“Setiap malam mereka akan merumuskan langkah-langkah secara sistematis. Semua area akan disusun gridnya untuk mengetahui di mana yang mudah dikuasai dan mana yang tidak,” jelasnya.

Selain tim pemadaman, pemerintah juga akan memperkuat patroli. Dari sekitar empat tim patroli yang tersedia saat ini, jumlahnya akan ditingkatkan hingga sekitar 20 tim dengan dukungan teknologi drone.

Hanif berharap penguatan personel, peralatan dan sistem pemantauan tersebut dapat mempercepat penyelesaian karhutla. Namun, ia mengingatkan kondisi lapangan sangat dipengaruhi ketersediaan air sehingga operasi harus dilakukan seefektif mungkin.

“Kita harus tangani secepat-cepatnya api dipadamkan, kemudian patroli harus dibangun sekuat-kuatnya. Tidak boleh ada lagi api muncul,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah, masyarakat, perusahaan dan relawan pemadam kebakaran untuk bergerak bersama dalam penanganan karhutla di Kalsel. (Ins2/sumber MC Kalsel) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama