Forum ini menjadi momentum penting bagi Bank Kalsel untuk menegaskan arah kebijakan dan memperkuat soliditas internal di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang terus berkembang.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa hingga 31 Desember 2025, Bank Kalsel berhasil membukukan kinerja keuangan yang solid dan berkelanjutan. Total aset tercatat mencapai Rp28,59 triliun, tumbuh 7,15 persen year on year (YoY). Sementara itu, laba bersih berhasil dibukukan sebesar Rp423,10 miliar, atau tumbuh 11,01 persen (YoY).
“Capaian ini mencerminkan fundamental keuangan Bank Kalsel yang tetap kuat dan resilien, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi,” ujar Fachrudin.
Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp21,77 triliun, tumbuh 9,69 persen (YoY). Adapun penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp14,15 triliun, meskipun mengalami kontraksi tipis sebesar 3,29 persen (YoY) seiring strategi kehati-hatian dan penguatan kualitas portofolio.
Kinerja keuangan tersebut turut ditopang oleh struktur permodalan yang kokoh. Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Kalsel tercatat 32,77 persen, jauh di atas ketentuan regulator.
Sementara kualitas aset tetap terjaga dengan NPL Gross 3,54 persen dan NPL Nett 1,11 persen, berada dalam batas aman.
Dalam rangkaian PRM, turut digelar sharing session yang disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian H.K. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan kehati-hatian seluruh insan Bank Kalsel dalam menjalankan amanah, sekaligus komitmen bersama untuk menjaga Bank Kalsel sebagai aset daerah dari berbagai potensi risiko yang dapat merugikan institusi.
Menurutnya, PRM bukan sekadar agenda evaluasi kinerja, tetapi menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat sinergi dan konsistensi organisasi.
“Performance Review Meeting ini bukan hanya tentang evaluasi angka, tetapi momentum konsolidasi untuk memastikan Bank Kalsel tetap adaptif, berhati-hati, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan. Dengan fondasi yang kuat dan kerja bersama, kami optimistis Bank Kalsel siap melangkah lebih jauh di tahun 2026,” ujarnya.
Melalui forum PRM ini, Bank Kalsel kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kinerja bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah Kalimantan Selatan secara berkelanjutan.
INS-sumber humas Bank Kalsel