INSPIRASI9.COM, BANDUNG - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dalam rangka studi komparasi terkait pengelolaan dan pelaksanaan Dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (11/05/2026) di Aula Pandawa Lantai 4 Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan dana pendidikan daerah.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jihan Hanifha, SH, bersama jajaran anggota komisi serta tenaga pendukung sekretariat dewan, dan turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, H. Abdul Rahim, beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan diterima oleh Kasubag Dinas Pendidikan Jawa Barat, Suharyono Adhi Saswito, yang kemudian memaparkan mekanisme penganggaran, penyaluran, hingga sistem pengawasan Dana BOSDA yang diterapkan di Jawa Barat.
Komisi IV DPRD Kalsel juga menggali berbagai informasi terkait regulasi, pola distribusi anggaran, serta efektivitas program bantuan pendidikan daerah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Selain membahas Dana BOSDA, diskusi juga menyoroti pelaksanaan kegiatan perpisahan sekolah yang kerap melibatkan pungutan dari siswa, sehingga menjadi perhatian bersama terkait pengawasan dan upaya meringankan beban orang tua murid.
Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai mekanisme pelaksanaan kegiatan sekolah agar tetap sederhana, transparan, dan tidak membebani peserta didik maupun orang tua.
Jihan Hanifha menyampaikan bahwa studi komparasi ini menjadi langkah penting untuk mendapatkan masukan dalam rangka mendorong pengelolaan Dana BOSDA di Kalimantan Selatan agar lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Ia menambahkan bahwa Jawa Barat telah memiliki regulasi yang jelas melalui peraturan gubernur, sehingga pelaksanaan BOSDA dapat berjalan lebih tertib tanpa tumpang tindih kebijakan, termasuk dalam pengaturan sekolah yang tidak menerima bantuan tersebut.
Melalui kunjungan kerja ini, Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan berharap hasil studi komparasi dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih baik demi peningkatan kualitas pendidikan di Banua.
INS- Sumber: Humas DPRD Kalsel
