INSPIRASI9. COM, GORONTALO – Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 resmi dibuka di Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 10.000 peserta dari seluruh Indonesia ini menjadi ajang silaturahmi, berbagi pengetahuan, promosi inovasi, serta penguatan kemitraan di sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan kehutanan.
Pembukaan PENAS KTNA XVII dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Menteri Pertanian RI, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Kepala Badan Karantina Indonesia, Ketua KTNA Nasional beserta jajaran KTNA daerah, serta para gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati dari berbagai daerah di Indonesia.
Provinsi Kalimantan Selatan turut ambil bagian dengan memberangkatkan sebanyak 347 orang yang terdiri atas peserta utama KTNA, pendamping, dan peninjau.
Dari jumlah tersebut, sekitar 250 peserta hadir mengikuti prosesi pembukaan sebagai bentuk komitmen Kalimantan Selatan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas petani dan nelayan, serta penguatan jejaring antarpelaku sektor pangan.
Mengusung tema "Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan", PENAS KTNA XVII menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan inovasi dan teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus daya saing sektor pertanian dan perikanan nasional.
Selama pelaksanaan kegiatan, seperti disampaikan Kadislautkan Kalsel Rusdi Hartono, bahwa kontingen Kalimantan Selatan akan mengikuti berbagai agenda, di antaranya Temu Profesi, Temu Wirausaha, Temu Karya, Unjuk Tangkas dan Asah Terampil, serta pameran dan promosi produk unggulan dari sektor perikanan, peternakan, perkebunan, dan pertanian.
Rusdi Hartono brharap, keikutsertaan Kalimantan Selatan dalam PENAS KTNA XVII diharapkan mampu memperluas wawasan, memperkuat kolaborasi antar daerah, serta mendorong adopsi inovasi teknologi yang mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani serta nelayan.
Selain itu, menurutnya partisipasi ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.
INS - sumber Dislautkan Kalsel