
Namun, di tengah suasana tersebut, Bank Kalsel mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan bank.
Penipuan dapat dikemas dengan berbagai cara. Salah satunya melalui penawaran hadiah atau promo kemerdekaan yang terlihat menggiurkan, tetapi justru menjadi pintu masuk bagi pelaku untuk menguras uang atau mencuri data pribadi korban.
Karena itu, Bank Kalsel mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati setiap kali menerima informasi mengenai hadiah, promo maupun program yang mengatasnamakan Bank Kalsel.
Jangan sampai promo kemerdekaan yang seharusnya membawa kegembiraan justru berubah menjadi jebakan.
Salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah permintaan melakukan transfer atau pembayaran tertentu dengan alasan sebagai syarat mendapatkan hadiah.
Bank Kalsel mengingatkan bahwa masyarakat jangan pernah melakukan transfer atau pembayaran hanya untuk mendapatkan hadiah yang ditawarkan oleh pihak yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak sembarangan mengeklik tautan yang mencurigakan.
Tautan tersebut berpotensi mengarahkan pengguna ke situs palsu yang dapat digunakan untuk mencuri informasi pribadi maupun data perbankan.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap permintaan data rahasia.
Bank Kalsel mengingatkan masyarakat untuk tidak pernah memberikan PIN, OTP, password maupun data pribadi kepada siapa pun.
Apalagi jika permintaan tersebut disampaikan oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas bank dan mendesak calon korban untuk segera memberikan data.
Masyarakat perlu memahami bahwa informasi rahasia perbankan merupakan sesuatu yang harus dijaga. Jangan karena tergiur hadiah atau takut kehilangan kesempatan promo, seseorang justru memberikan informasi penting yang dapat membahayakan keamanan rekening.
Jika menerima penawaran yang mengatasnamakan Bank Kalsel, masyarakat disarankan tidak terburu-buru mengikuti instruksi yang diberikan.
Lakukan pengecekan terlebih dahulu dan pastikan informasi mengenai promo maupun program Bank Kalsel hanya diperoleh melalui kanal resmi Bank Kalsel.
Peringatan HUT RI ke-81 semestinya menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan, bukan justru menjadi celah bagi pelaku kejahatan digital.
Bank Kalsel pun mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip sederhana sebelum merespons sebuah penawaran: jangan mudah percaya, jangan terburu-buru, dan selalu lakukan verifikasi.
Iming-iming hadiah besar maupun promo menarik sebaiknya tidak membuat masyarakat mengabaikan keamanan data pribadi dan rekening.
Sebab, menjaga keamanan finansial juga merupakan bagian dari menjaga diri di tengah semakin berkembangnya transaksi dan komunikasi digital.
Merdeka dari penipuan berarti berani berkata tidak pada tawaran mencurigakan, tidak sembarangan memberikan data, serta selalu memastikan informasi melalui sumber resmi.
Dengan kewaspadaan bersama, masyarakat dapat menikmati semarak HUT RI ke-81 secara aman, nyaman dan bebas dari jebakan penipuan.
INS- sumber Humas Bank Kalsel