Ketua REI Kalsel H Ahyat : REI Expo 2026 Jadi Momentum Dongkrak Pertumbuhan Perumahan


INSPIRASI9.COM, BANJARMASIN — Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan, H. Ahyat Sarbini, menyampaikan optimismnya  terhadap pelaksanaan REI Expo 2026 sebagai momentum untuk mendorong pertumbuhan sektor perumahan di Kalimantan Selatan.

Menurut  H Ahyat, pelaksanaan REI Expo tahun ini menjadi semakin istimewa karena digelar bertepatan dengan sejumlah momentum penting, termasuk peringatan hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 76 dan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Hari Perumahan.

“Insyaallah kita berharap dengan adanya expo di bulan ini, tahun 2026, bisa mendongkrak pertumbuhan perumahan di Kalimantan Selatan. Ini menjadi kado luar biasa yang dipersembahkan untuk Kalsel,” ujar H. Ahyat Sarbini.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, perbankan, serta para mitra bisnis yang turut menyukseskan REI Expo 2026.

Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong perkembangan sektor perumahan di Kalimantan Selatan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Ahyat adalah meningkatnya dukungan dari sektor perbankan. Pada pelaksanaan expo tahun ini, terdapat empat bank yang memberikan dukungan sebagai platinum sponsor.

“Biasanya hanya ada satu bank platinum, tetapi tahun ini ada empat bank. Ini menjadi kado dua dekade REI,” ungkapnya.


Ahyat berharap REI Expo dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus melihat langsung berbagai pilihan hunian yang ditawarkan para pengembang.

“Silakan kunjungi expo Kalsel, lihat rumahnya, karena ada banyak pilihan rumah yang ditawarkan. Insyaallah masyarakat bisa mendapatkan rumah yang sesuai dengan kebutuhannya,” katanya.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, REI Kalsel tetap optimistis sektor perumahan memiliki prospek yang baik.

Ahyat mengatakan, kondisi inflasi pada semester kedua memang menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat REI untuk terus mengembangkan sektor perumahan.

Ia menyebutkan, capaian sektor perumahan sebelumnya berada di kisaran 11 ribu unit. Ke depan, REI Kalsel terus mendorong peningkatan capaian tersebut dengan target yang lebih besar.

“Walaupun ekonomi kita naik turun, REI tetap semangat. Target kita terus kita dorong. Dari 10 ribu, mudah-mudahan bisa sampai 30 ribu,” tegasnya.


Ahyat menilai keberhasilan mencapai target tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, pengembang, perbankan, realtor, dan seluruh pemangku kepentingan sektor perumahan.

Karena itu, REI Expo 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pameran dan promosi properti, tetapi juga menjadi wadah memperkuat kolaborasi sekaligus membuka akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

“Semangat kita tetap harus terus dijaga. Mudah-mudahan REI Expo ini memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perumahan dan perekonomian Kalimantan Selatan,” pungkas Ahyat.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan bahwa pameran perumahan seperti REI Expo merupakan langkah aplikatif untuk memperluas sosialisasi sekaligus mendekatkan informasi mengenai fasilitas pembiayaan dan rumah subsidi kepada masyarakat.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah dan belum mengetahui secara optimal berbagai kemudahan serta fasilitas yang tersedia melalui program perumahan subsidi.

“Ini merupakan salah satu strategi yang aplikatif untuk semakin mengenalkan kepada masyarakat produk-produk berkualitas dari teman-teman developer dan realtor,” ujarnya dalam kegiatan REI Expo 2026 di Kalimantan Selatan.


Masyarakat yang belum memiliki rumah diharapkan dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai ketersediaan rumah subsidi, kualitas hunian yang dibangun pengembang, serta akses terhadap fasilitas pembiayaan yang telah disediakan pemerintah.

“Dengan adanya REI Expo ini, kita harapkan sosialisasi kepada masyarakat semakin masif. Masyarakat yang belum memiliki rumah bisa mengetahui bahwa ada fasilitas rumah subsidi yang dibangun dengan kualitas yang baik, sehingga mereka dapat mengakses program subsidi ini secara lebih aktif dan lebih masif,” jelasnya.

INS - msr

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama