INSPIRASI9. COM, BANJARBARU - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kalsel menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi nelayan dan memperkuat peran strategis nelayan dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Musda digelar di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (3/2).
Kegiatan dihadiri oleh pengurus DPD HNSI, perwakilan DPC HNSI kabupaten/kota, unsur Dewan Pimpinan Pusat HNSI serta mitra kerja, termasuk stakeholder pemerintahan di sektor perikanan.
Acara tersebut dilaksanakan berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HNSI dan bertepatan dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2020–2025. Agenda utama musda mencakup penyampaian laporan pertanggungjawaban, pembahasan program kerja, serta pemilihan pengurus baru untuk masa bakti 2025–2030.
Dalam proses pemilihan yang berjalan secara musyawarah mufakat dan demokratis, Hj. Suriatinah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD HNSI Provinsi Kalimantan Selatan masa bakti 2025–2030. Terpilihnya Hj. Suriatinah disambut antusias oleh peserta musda yang hadir.
"Musda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi dan memperluas keterlibatan nelayan dalam pengambilan keputusan. Kami berharap kepengurusan baru dapat bekerja lebih progresif dalam memperjuangkan hak serta kesejahteraan nelayan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” Ungkap Hj Suriatinah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda HNSI dan menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap arah organisasi nelayan ke depan.
HNSI adalah mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan. Kami mengapresiasi kerja kolektif selama ini, dan berharap kepengurusan baru yang dipimpin Hj. Suraitinah dapat memperkuat sinergi dengan Dislautkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan serta pengelolaan sumber daya laut yang lebih berkelanjutan,” ujar Rusdi Hartono.
Musda HNSI Kalsel Tahun 2026 menegaskan komitmen organisasi nelayan untuk lebih aktif dalam berbagai program pembangunan, mulai dari akses permodalan, teknologi penangkapan yang ramah lingkungan, hingga peningkatan akses pasar bagi produk perikanan lokal. Sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga mitra dipandang sebagai kunci dalam menjawab tantangan tersebut.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, terutama sosok Ketua yang diharapkan membawa energi baru, HNSI Kalsel siap melanjutkan perannya sebagai organisasi yang representatif demi kemajuan nelayan di Bumi Lambung Mangkurat.
INS - tm