INSPIRASI9.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) memperkuat patroli dan pengamanan selama bulan Ramadan menyusul meningkatnya sejumlah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, Dany Matera Saputra, melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Yudhiana Khusnan Kurniawan, mengatakan pihaknya mencermati data gangguan kamtibmas sejak awal Ramadan hingga saat ini.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, terjadi sejumlah kasus menonjol, di antaranya pengungkapan peredaran narkotika dalam jumlah besar, yakni sekitar 30 kilogram sabu dan 15 ribu butir ekstasi.
Selain itu, juga terjadi perkelahian antarkelompok yang berkembang hingga penyanderaan dan penganiayaan, serta sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas.
“Kondisi ini menjadi perhatian bersama, baik TNI, Polri maupun kami dari unsur ASN, khususnya Satpol PP di bidang ketenteraman dan ketertiban umum,” kata Yudhi, Banjarbaru, Sabtu (28/2/2026).
Ditambahkan Yudhi, sebagai langkah antisipasi, Satpol PP Provinsi Kalsel meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan, khususnya di sekitar aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Patroli difokuskan pada kawasan perkantoran, aset strategis daerah, serta area kediaman pejabat pimpinan daerah. Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan kegiatan keagamaan dengan nyaman.
“Kami ingin memastikan Ramadan berjalan tertib dan masyarakat merasa aman dalam beribadah,” tandasnya.
Ins-2