INSPIRASI9.COM, BANJARMASIN – Sepanjang tahun 2025, Bank Kalsel terus memperkuat berbagai layanan dan inovasi untuk membuka akses keuangan yang lebih luas. Dari desa hingga kota, Bank Kalsel berupaya menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi daerah.
Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Kalimantan Selatan, pada tahun 2025 Bank Kalsel secara strategis telah melakukan ekspansi jaringan kantor layanannya. Langkah ini ditandai dengan peresmian tiga Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) baru. Ketiga kantor tersebut adalah KCPS Tanjung (Kabupaten Tabalong), KCPS Rantau (Kabupaten Tapin), dan KCPS Handil Bakti (Kabupaten Barito Kuala).
Perluasan jaringan ini bertujuan untuk memberikan akses layanan keuangan syariah yang lebih dekat, mudah, dan berkah bagi seluruh masyarakat Banua.
Bank Kalsel juga terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan 968 Agen Laku Pandai hingga Desember 2025 yang tersebar di seluruh Kalimantan Selatan.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Bank Kalsel terus hadir mendekatkan layanan perbankan hingga ke daerah rural. Agen Laku Pandai (Agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang diberi nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan) oleh Bank Kalsel berperan sebagai perpanjangan tangan untuk memberikan layanan dasar perbankan kepada masyarakat.
Melalui agen-agen ini, masyarakat dapat membuka rekening, menabung, melakukan transaksi tunai, pembayaran, hingga layanan perbankan sederhana lainnya tanpa harus datang ke kantor bank. Program Laku Pandai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung misi pemerataan akses keuangan di Kalimantan Selatan.
Pencapaian 968 agen aktif adalah wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank. Semakin banyak agen yang aktif, semakin besar peluang masyarakat untuk mendapatkan layanan keuangan yang cepat, mudah, aman, dan nyaman.
Untuk mencapai target-target yang ditetapkan pada RBB 2026-2028, ada 3 fokus strategi utama yang akan ditempuh Bank Kalsel yakni berupa : 1. Optimalisasi Penerimaan Pendapatan 2. Menjaga Tingkat Efisiensi Operasional 3. Fokus kepada Upaya Perbaikan Kualitas Kredit.
Disamping strategi utama tersebut, Bank Kalsel juga akan melakukan 5 strategi pendukung dalam mencapai target RBB yang ditetapkan tersebut yakni : 1. Memperkuat Daya Saing Layanan dan Produk 2. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi SDM 3. Memperkuat Kemampuan IT dan Digital Bank 4. Implementasi Layanan Bank Devisa 5. Meningkatkan Partisipasi dalam Menjaga Keberlangsungan dan Kelestarian Ekologi dan Lingkungan Hidup.
Sepanjang tahun 2025, Bank Kalsel terus melakukan berbagai langkah penguatan dalam rangka memenuhi persyaratan serta meningkatkan kesiapan penyelenggaraan kegiatan usaha dalam valuta asing.
Upaya ini merupakan kelanjutan dari proses persiapan yang telah dimulai pada tahun sebelumnya, dengan fokus pada penguatan tata kelola, kesiapan operasional, pengembangan sistem, serta pemenuhan ketentuan kepatuhan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Sejalan dengan proses tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan persetujuan kepada Bank Kalsel untuk melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing dengan sejumlah rekomendasi perbaikan yang perlu ditindaklanjuti oleh perseroan.
Saat ini Bank Kalsel terus melaksanakan berbagai penyempurnaan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan. Setelah seluruh tindak lanjut tersebut terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku, Bank Kalsel akan melaksanakan serta memasarkan produk dan layanan berbasis valuta asing secara bertahap kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pengembangan layanan dan peningkatan daya saing Bank Kalsel.
Di Momen HUT ke 62 Tahun, Bank Kalsel bukan sekadar tempat menyimpan uang atau melakukan transaksi. juga menjadi bagian dari perjalanan hidup masyarakat. Hal itulah yang terus diupayakan oleh Bank Kalsel selama lebih dari enam dekade melayani masyarakat Kalimantan Selatan.
INS-sumber Humas Bank Kalsel