Kabiro Kesra Kalsel H Fahrurazi Nilai Gerakan Ayah Mengantar Anak Wujud Kepedulian Orangtua Dalam Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Kepala Biro Kesra Setdaprov. Kalsel H Fahrurazi. 

INSPIRASI9.COM, BANJARBARU – Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Fahrurazi, mengajak seluruh orang tua, khususnya para ayah, untuk meluangkan waktu mengantarkan anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2026/2027 maupun dipelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah (MPLM), maupun masa pengenalan lingkungan pondok pesantren. 

Menurut Fahrurazi, kehadiran ayah pada momen penting tersebut bukan sekadar mengantar anak, tetapi menjadi bentuk dukungan moral dan kasih sayang yang dapat memberikan semangat serta rasa percaya diri bagi anak saat memulai kembali aktivitas belajar di sekolah. 

"Hari pertama sekolah merupakan momen yang sangat berkesan bagi anak. Karena itu kami mengajak seluruh ayah di Kalimantan Selatan untuk hadir, mengantar anaknya ke sekolah sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, dan dukungan terhadap pendidikan mereka. Dan ini ebagai wujud motivasi dan dukungan kepada anak-anak ," ujar Fahrurazi. 

Ia mengatakan, keterlibatan ayah dalam pendidikan anak menjadi bagian penting dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan kedekatan emosional di lingkungan keluarga. Kehadiran ayah juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi belajar sekaligus menciptakan rasa aman bagi anak ketika memasuki tahun ajaran baru. 

Ketua Umum BKPRMI Provinsi Kalimantan Selatan ini juga menilai bahwa sinergi antara keluarga dan satuan pendidikan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat, kecerdasan, daya saing, serta akhlakul karimah.

Fahrurazi juga menilai gerakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pengasuhan yang melibatkan kedua orang tua. 

Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) juga didorong secara nasional untuk meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. 

"Kami berharap momentum ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan baik yang mempererat hubungan antara ayah dan anak. 

Dukungan keluarga merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi Kalimantan Selatan yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia," pungkasnya. 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan awal tahun ajaran baru sebagai momentum memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak serta mewujudkan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. 

INS - msr dan fuz-MC Kalsel

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama