INSPIRASI9.COM – BANJARMASIN, Rapat lanjutan Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Organisasi Angkutan Darat menjadi bagian dari upaya serius menindaklanjuti aspirasi yang sebelumnya disampaikan oleh Sahabat Anti Kecurangan Bersatu (SAKUTU) terkait persoalan distribusi BBM bersubsidi pada kamis (21/05) di lantai 3 Gedung B DPRD Kalsel.
Dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Kartoyo, yang menegaskan komitmen DPRD dalam memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
“Kami tetap berpegang pada kesepakatan awal, bahwa DPRD Kalsel akan membentuk panitia khusus (pansus) guna menertibkan distribusi BBM bersubsidi, baik jenis pertalite maupun solar,”
Ia menambahkan, pansus ini nantinya akan mengurai secara rinci kondisi stok BBM subsidi di setiap kabupaten/kota, sehingga dapat diperoleh perhitungan yang jelas dan terukur terkait kecukupan kuota bagi Kalsel.
Langkah tersebut penting untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tepat sasaran serta menghindari potensi kekurangan kuota di daerah.
“Jangan sampai terjadi ketimpangan antara kebutuhan riil di lapangan dengan kuota yang tersedia. Karena itu, pengawasan yang sistematis dan berbasis data menjadi kunci agar masyarakat benar-benar mendapatkan haknya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Organisasi Angkutan Darat Kalsel, Edy Sucipto, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan pansus tersebut sebagai upaya konkret dalam menata distribusi BBM subsidi di daerah.
Ia juga berharap adanya penambahan kuota BBM subsidi ke depan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan transportasi.
“Kami sangat mendukung langkah DPRD Kalsel untuk membentuk pansus penertiban BBM bersubsidi. Karena itu, kami berharap kuota BBM subsidi dapat ditingkatkan dan disalurkan secara merata kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya pelaku transportasi darat,” pungkasnya.
Ins-1