INSPIRASI9. COM, BANJARMASIN - Kondisi krisis air bersih yang hampir sebagian besar dirasakan oleh warga Kota Banjarmasin, turut jadi perhatian serius dari Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Drs Saut Nathan Samosir.
Selain memperjuangkan aspirasi melalui jalur pemerintahan, Saut Nathan Samosir anggota dari Fraksi PDIP ini juga menyatakan komitmennya untuk membantu masyarakat melalui dukungan langsung maupun program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Salah satu bantuan yang disalurkan untuk membantu warga mendapatkan air bersih adalah menyalurkan bantuan berupa alat penampung air atau tandon.
Beberapa kelurahan yang telah dibantu oleh Samosir diantaranya di Kelurahan Pelambuan dan Kuin Selatan.
Bantuan tandon air ini dinilai warga sangat membantu untuk menampung air bersih yang, mengingat saat ini Kota Banjarmasin mengalami krisis air bersih.
Selain bantuan tandon air, Samosir juga akan membantu penyediaan alat perlengkapan memasak untuk kegiatan posyandu.
Terkait permohonanan bantuan untuk kegiatan posyandu tersebut, Ibu Laila, Ketua RT 03 Kelurshan Kuin Cerucuk Banjarmasin Barat, menyampaikannya di sela kegiatan reses masa sidang ke 3 tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Drs Saut Nathan Samosir, Minggu (25/10/2026).
"Kami sangat membutuhkan bantuan beruapa alat masak untuk memperlancar kegiatan program Pemenuhan Makanan Tambahan atau PMTdi RT kami, " kata Ibu Laila.
"Alhamdulillah, aspirasi kami direspon cepat oleh pak Somosir, beliau berjanji akan memberikan bantuan berupa alat memasak tersebut, " sambung Ibu Laila.
Menanggapi aspirasi tersebut, Samosir meminta agar kebutuhan barang didata terlebih dahulu sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
"Saya pikir dukungan terhadap posyandu dinilai penting karena fasilitas pelayanan kesehatan tersebut melayani berbagai kelompok masyarakat, mulai dari balita hingga lanjut usia (lansia), " kata Samosir, Minggu (25/10/2026).
Ia menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti melalui dua jalur. Kebutuhan yang dapat difasilitasi pemerintah akan diusulkan kepada instansi terkait, sedangkan kebutuhan yang memungkinkan untuk dibantu melalui program CSR akan diupayakan melalui jalur tersebut.
"Yang bisa dibantu pemerintah, kita ajukan kepada pemerintah. Sementara itu, yang bisa kita bantu melalui CSR atau pribadi kita, akan kita upayakan melalui CSR di perusahaan saya Prinsipnya, kita ingin membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tegasnya.
Melalui langkah tersebut, Samosir berharap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat, mulai dari perbaikan infrastruktur, kendala data desil, hingga kebutuhan fasilitas pelayanan kesehatan, dapat ditangani secara bertahap melalui koordinasi dan kerja sama berbagai pihak.
INS - msr