INSPIRASI9.COM- BANJARBARU, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mengukuhkan Harry Bowo sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan Provinsi (BPKP) Kalimantan Selatan, di Gedung Idham Chalid di Banjarbaru, Kamis (15/10/2026).
Harry Bowo menggantikan Ayi Riyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan. Pergantian jabatan tersebut berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor KP.01.03/KEP-406/K/SU/2026 tanggal 4 September 2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Disampaikan Gubenur H. Muhidin, pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pelaksanaan tugas pengawasan keuangan dan pembangunan di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPKP dan Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan transparan.
"Kami berharap nanti ini bisa kita tingkatkan lebih baik dalam pembinaan untuk pengelolaan keuangan dan pembangunan di Kalsel. Sejauh ini alhamdulillah penataan keuangan atau pembangunan yang ada di Kalimantan Selatan sudah berjalan baik. Karena kita selalu diberikan bimbingan oleh BPKP dan BPK. Kita selalu minta arahan kebijakan bagaimana kita menggunakan keuangan yang benar," ujar Gubernur Kalsel H. Muhidin.
Bukan hanya itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin berharap pendampingan BPKP menjangkau program yang langsung menyentuh masyarakat.
"Saya juga mengharapkan pembinaan BPKP terhadap Inspektorat Daerah sebagai aparat pengawas intern pemerintah terus diperkuat. Pengawasan yang bekerja dari dalam akan meringankan pekerjaan semua pihak," jelas Gubernur H. Muhidin.
Sementara itu, Deputi Bidang Akuntan Negara, Iwan Taufiq Purwanto, membenarkan bahwa kehadiran BPKP, terutama BPKP di Provinsi Kalimantan Selatan, ingin selalu memberi manfaat dalam mengawal program-program dari pemerintah pusat maupun juga pemerintah daerah.
"Kita mengutamakan pencegahan dibandingkan korektif. Jadi ini yang kita dorong. Pejabat baru segera melanjutkan apa yang sudah disampaikan atau dibina oleh pejabat yang lama, untuk mengawal keberhasilan program pemerintah pusat di Kalsel ini, maupun program strategis dari Gubernur yang yang ada di Kalimantan Selatan," tutup Iwan Taufiq.
Untuk diketahui, prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan oleh pejabat lama dan pejabat baru, disaksikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan serta Deputi Bidang Akuntan Negara, Iwan Taufiq Purwanto dan dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK beserta para pejabat Forkopimda Kalsel, Pimpinan Instansi Vertikal di Kalsel, Bupati Wali Kota se Kalimantan Selatan serta Inspektur Kabupaten Kota se Kalimantan Selatan. Ins-2/Adpim)