INSPIRASI9.COM, BANJARMASIN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I sekaligus penyampaian dan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan periode 2026–2031, Minggu (01/11/2026) di Hotel Rattan Inn Banjarmasin.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus, serta merumuskan strategi dan program kerja partai dalam menghadapi agenda politik ke depan, khususnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Rully Rozano, S.Sos., M.I.Kom., menegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, serta komitmen untuk membesarkan Partai Demokrat di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, pembacaan SK kepengurusan bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kontribusi bagi masyarakat.
Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, Dr Rully Rozano, S. Sos, M. IkomRully berharap pengurus yang telah menerima amanah dapat segera bergerak, membangun koordinasi, dan memperkuat soliditas organisasi, baik di tingkat DPD maupun dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Ia menekankan pentingnya kesamaan visi dan langkah di antara seluruh pengurus agar setiap program dam job desk masing masing pengurus dijalankan benar-benar memberikan dampak terhadap penguatan partai dan peningkatan kepercayaan masyarakat.
“Saya berharap seluruh pengurus yang telah mendapatkan amanah dapat bekerja maksimal, menjaga soliditas, dan membangun kerja sama yang kuat. Kepengurusan ini harus mampu menunjukkan kinerja nyata, bukan hanya sebatas numpang nama di struktur organisasi di atas kertas, dan memahami job desk masing-masing,” tekan Rully
Lebih lanjut, Rully menegaskan bahwa salah satu fokus utama kepengurusan DPD Partai Demokrat Kalsel periode 2026–2031 adalah mempersiapkan langkah strategis untuk menghadapi Pemilu 2029,melalui "Gerakan Biru 2029".
Menurutnya, target kemenangan tidak dapat dicapai hanya dengan mengandalkan semangat atau kegiatan seremonial. Diperlukan kerja organisasi yang konsisten, perencanaan yang matang, serta strategi politik yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat di setiap daerah.
Karena itu, seluruh pengurus diminta mulai memetakan potensi politik, memperkuat basis dukungan, meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, serta membangun kedekatan dengan berbagai elemen di Kalimantan Selatan.
Rully juga menekankan bahwa perjuangan menuju kemenangan harus dilakukan secara bersama-sama. Seluruh kader dan pengurus perlu memiliki semangat yang sama untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Partai Demokrat.
“Kita harus memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029. Namun, kemenangan itu tidak datang dengan sendirinya. Kita harus mempersiapkannya sejak sekarang melalui kerja keras, konsolidasi, dan strategi yang tepat, fokusnya melalui Gerakan Biru 2029, yang menjadi formula partai Demokrat menuju kemenangan,” tegasnya.
Dalam menjalankan roda organisasi, Rully juga mengingatkan agar setiap bidang kepengurusan memiliki program kerja yang jelas, terarah, dan terukur serta memahami tugas dan tanggungjawab.
Setiap program harus disusun berdasarkan kebutuhan organisasi, memiliki sasaran yang konkret, serta dapat dievaluasi secara berkala.
Dengan demikian, seluruh jajaran pengurus dapat mengetahui capaian yang telah diraih sekaligus melakukan perbaikan terhadap program yang belum berjalan optimal.
Ia juga menginginkan agar Rakerda I menjadi forum untuk menghasilkan keputusan dan langkah strategis yang dapat segera ditindaklanjuti, bukan sekadar pertemuan untuk memenuhi agenda organisasi.
Menurutnya, efektivitas kerja pengurus akan sangat menentukan kemampuan partai dalam memperluas dukungan masyarakat dan mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang.
Karena itu, setiap pengurus diharapkan menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing, membangun komunikasi yang baik, serta mengedepankan koordinasi dan semangat gotong royong.
Melalui Rakerda I tersebut, DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan diharapkan semakin solid dalam menyusun arah perjuangan dan memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.
Dengan kepengurusan periode 2026–2031, DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan menatap Pemilu 2029 dengan tekad memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja kader, dan memperluas dukungan masyarakat, serta menyongsong dan meraih kembali kemenangan.
Rakerda I Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan juga diharapkan menjadi titik awal untuk menyatukan langkah seluruh pengurus, memperkuat kerja nyata, serta membangun strategi yang lebih terarah dan terukur demi mewujudkan target kemenangan Partai Demokrat di Kalimantan Selatan pada Pemilu 2029.
INS - msr